MANGUPURA | patrolipost.com – Menindaklanjuti informasi viral di media sosial terkait dugaan kericuhan antar-pengemudi ojek online (Ojol) di kawasan Pantai Suluban, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, personel Polsek Kuta Selatan bergerak cepat melakukan pengecekan ke lokasi, Sabtu (31/10/2026). Pengecekan dipimpin langsung Kapolsek Kuta Selatan Kompol Muhammad Said Husen SIK MH di lokasi depan Mamo Hotel, Jalan Mamo Nomor 2, Pantai Suluban.
Berdasarkan hasil penelusuran dan keterangan sejumlah saksi, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Kericuhan diduga dipicu kesalahpahaman dan perselisihan antar sesama pengemudi ojek online yang disinyalir berkaitan dengan perebutan pelanggan.
Saksi di lokasi menerangkan sempat melihat sejumlah pengemudi terlibat adu mulut. Tidak lama kemudian, pecalang bersama masyarakat dan perangkat desa adat mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan sehingga para pengemudi akhirnya membubarkan diri.
Dari hasil pemeriksaan di lapangan, diketahui bahwa di sekitar lokasi telah terpasang papan pemberitahuan yang menyatakan kawasan dan jalan tersebut merupakan area pribadi serta melarang kendaraan transportasi online masuk, kecuali untuk keperluan menurunkan penumpang (drop only). Namun, berdasarkan keterangan yang diperoleh, masih ditemukan pengemudi ojek online yang memasuki kawasan tersebut untuk menjemput tamu. Meski sempat terjadi ketegangan, hasil pengumpulan bahan keterangan menunjukkan tidak terdapat benturan fisik serius yang mengakibatkan korban luka maupun cedera.
Polsek Kuta Selatan telah melakukan serangkaian langkah Kepolisian, mulai dari menerima informasi, mendatangi dan mengecek TKP, membuat laporan, hingga mengumpulkan keterangan para saksi. Polsek Kuta Selatan juga mengapresiasi respons cepat tokoh masyarakat, pecalang, dan perangkat desa adat dalam membantu meredam situasi. Melalui koordinasi dan sinergi seluruh pihak, diharapkan permasalahan serupa tidak kembali terjadi serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan wisata Pantai Suluban tetap aman, kondusif, dan terkendali. (hms/007)





