Satu Keluarga di Banjar Kawan Bangli Jadi Korban Gigitan Anjing Rabies

eliminasi1
Petugas mengeliminasi anjing yang menggigit warga. (ist)

BANGLI | patrolipost.com Korban gigitan anjing positif rabies di Kabupaten Bangli terus bertambah. Terbaru tujuh warga Banjar/ Lingkungan Kawan, Kelurahan Kawan Bangli menjadi korban gigitan anjing positif rabies. 

Tujuh korban masih dalam satu keluarga. Pihak Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli telah turun melakukan eliminasi terhadap anjing rabies  dari ras Kintamani tersebut.

Bacaan Lainnya

Kabid  Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas PKP Bnagli Dr I  Nengah Armana saat dikonfirmasi pada Rabu (26/5/2026) membenarkan adanya kasus gigitan anjing  positif rabies  yang menimpa warga Banjar Kawan tersebut. 

Menurutnya  anjing yang menggigit warga bukanlah anjing liar namun ada pemiliknya.

“Ada tujuh orang yang jadi korban gigitan anjing positif rabies tersebut,” ujarnya. Ketujuh korban gigitan telah mendapat penanganan medis di Puskesmas Susut.

Lanjut Armana kepastian anjing tersebut positif rabies mengacu dari hasil pemeriksaan LAB.

“Anjing jenis ras Kintamani tersebut kita eliminasi dan sampel otak kita bawa ke laboratorium dan hasilnya positif,” jelas Armana.

Menindaklanjuti kasus ini pihaknya akan segera melakukan eliminasi  anjing liar di sekitar lokasi. Apalagi informasi yang didapat jika anjing positif rabies tersebut setelah menggigit sempat kontak dengan anjing yang lain.

Kepala LIngkungan Banjar Kawan, I Nengah Sujena saat dikonfirmasi membenarkan  adanya kejadian tersebut. Menurutnya para korban gigitan anjing masih dalam satu keluarga.

“Yang digigit adalh pemilik anjing serta keluarganya,” jelasnya.

Kapolsek  Kota Bangli Kompol Gusti Made Sudarma Putra mengatakan informasi yang didapat ada tujuh warga banjar Kawan jadi korban gigitan anjing. Tujuh warga yakni Sang Ayu Made Sumariana, Sang Nyoman Sadnyana, NI Luh Made Mertisiswani, Sang Nyoman Naratama,Sang Gede Krisna, Sang Ayu Nasha, dan Sang Gede Devendra.

”Ketujuh korban gigitan telah mendapat penanganan medis dan asupan VAR,” kata  Kompol Sudarma Putra. (750)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *