Truk Tronton Melintang di Tengah Jalan, Wisatawan ke Penglipuran Terpaksa Jalan Kaki

truk jatuh1
Truk melintang di badan jalan menuju Desa Penglipuran Bangli. (ist)

BANGLI | patrolipost.com – Gara-gara mengalami rem blong, truk tronton sarat beban dengan nomor polisi EA 87 61 A melintang di ruas jalan Nusantara, tepatnya di Kelurahan Kubu Bangli, Kamis (9/7/2026) sekira pukul 13.00 Wita. Akibatnya ruas jalan menuju objek wisata Desa Penglipuran tersebut tidak bisa dilewati kendaraan sehingga wisatawan terpaksa berjalan kaki.

Pantauan di lokasi, truk naas yang dikemudikan oleh Hariyadi (37) menutup hampir seluruh badan jalan. Nampak beberapa kendaraan bus yang mengangkut wisatawan menuju objek wisata Desa Penglipuran tidak bisa melintas. Para wisatawan terpaksa jalan kaki sejauh hampir 3 kilometer untuk sampai ke objek wisata Desa Penglipuran.

Bacaan Lainnya

Guna menghindari terjadi kemacetan, petugas melakukan pengalihan arus lalu lintas. Kendaraan yang datang dari arah Utara (Kintamani) yang akan menju kota Bangli dialihkan melewati ruas jalan Tamansari. Sebaliknya kendaraan yang datang dari arah Selatan (Kota Bangli) dialihkan lewat jalan Airlangga tembus jalan Tamansari.

Sementara sopir truk tronton mengaku mengangkut jagung dari Sumbawa (NTB). Rencananya jagung yang dibawa akan diturunkan di seputaran Kota Bangli.

“Saya tidak tahu jalan menuju tujuan barang, hanya mengandalkan Google Map yang dikirim pemilik barang. Ketika melewati Kota Bangli tepatnya di wilayah Kubu, saya baru tahu kalau tujuan turunkan barang ternyata sudah lewat,” ujarnya.

Karena tempat tujuan sudah lewat, akhirnya Ia memilih putar balik kendaraan di pertigaan Guru Kula.

”Saat putar balik tiba-tiba rem tidak berfungsi, sehingga banting setir dan khawatir mobil terperosok ke jurang, saya memilih melompat keluar dari kendaraan. Untungnya kendaraan tidak sampai terperosok ke jurang karena tertahan gadriil yang ada di lokasi,” sebutnya.

Kapolsek Bangli Kompol I Gusti Made Sudarma Putra saat dikonfirmasi membenarkan terjadi kecelakaan tunggal tersebut. Guna menghindari terjadi kemacetan petugas melakukan pengalihan arus lalu lintas.

”Hingga pukul 16.00 Wita kendaraan belum berhasil dievakuasi. Agar evakuasi bisa berjalan lancar muatan truk harus diturunkan atau dipindahkan  terlebih dahulu,” ujarnya. (750)

Pos terkait